Selasa, 01 Desember 2015

Tugas 8

PERANAN PEMUDA DALAM MASYARAKAT DAN NEGARA

Peranan pemuda di dalam masyarakat dapat dibedakan atas dua hal:
a. Peranan pemuda yang didasarkan atas usaha pemuda untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan lingkungan. Peran yang ini pun terbagi dua:
1) Peranan pemuda sebagai individu-individu yang meneruskan tradisi, oleh sebab itu ia berusaha mentaati tradisi yang berlaku, sehingga terjadilah pelestarian kebudayaan.
2) Peranan pemuda sebagai individu-individu yang berusaha merubah tradisi, sehingga terjadilah perubahan dalam tradisi masyarakat.
Kedua jenis peran ini dapat mengakibatkan sumbangan pada usaha pembangunan maupun hambatan terhadap usaha pembangunan. Pemuda yang berusaha untuk menjadi pendukung tradisi bisa merupakan bantuan terhadap pembangunan, bisa juga menjadi penghambat/penentang pembangunan. Begitu juga pemuda yang berusaha mengubah tradisi belum tentu menguntungkan pembangunan.
b. Peranan pemuda yang menolak untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Berdasarkan yang ini, juga dibedakan atas:
1) Jenis pemuda urakan: Yaitu pemuda yang tidak bermaksud untuk mengadakan perubahan dalam masyarakat, tidak ingin mengadakan perubahan akan kebudayaan, akan tetapi ingin akan kebebasan bagi dirinya sendiri, kebebasan untuk menentukan kehendak dirinya sendiri.
2) Jenis pemuda nakal: Pemuda ini juga tidak bermaksud untuk mengadakan perubahan dalam masyarakat, tidak ingin mengadakan perubahan akan kebudayaan, melainkan berusaha memperoleh manfaat dari masyarakat dengan melakukan tindakan yang mereka anggap menguntungkan dirinya tetapi merugikan masyarakat.
3) Jenis pemuda radikal: Mereka berkeinginan untuk mengadakan perubahan revolusioner. Mereka tidak puas dan tidak bisa menerima kenyataan yang mereka hadapi, dan oleh sebab itu mereka berusaha baik secara lisan maupun dalam tindakan rencana jangka panjag asal saja keadaan berubah sekarang juga. Dilihat dari sejarah, pemuda sangat berperan dalam bangsa ini. Bagaimana mereka memperjuangkan kemerdekaan, sehingga lahirlh organisasi-organisasi, Soempah Pemoeda, serta peristiwa Rengasdeklok.
Bentuk peran mahasiswa dalam Masyarakat
• Peran dalam Memperdalam dan mengembangkan diri di dalam pembidangan keilmuan yang ditekuninya sehingga dapat memiliki kemampuan untuk memikul tanggung jawab intelektualnya.
• Merupakan jembatan antara dunia teoritis dan dunia empiris dalam arti pemetaan dan pemecahan masalah-masalah kehidupan sesuai dengan bidangnya.
• Merupakan dinamisator perubahan masyarakat menuju perkembangan yang lebih baik. (agen perubahan).
• Sekaligus merupakan kontrol terhadap perubahan sosial yang sedang dan akan berlangsung.

Adapun peran mahasiswa dalam kehidupan sosial mastarakat yaitu :
Peran moral
Jika mahasiswa yang dalam kehidupanya tidak dapat memberikan contoh dan keteladanan yang baik. Jika mahasiswa telah meninggalkan amanah dan tanggung jawabnya sebagai kaum terpelajar. Jika hari ini kegiatan mahasiswa berorientasi pada hedonisme (hura – hura dan kesenangan), dan lebih suka mengisi waktu luang mereka dengan agenda rutin pacaran tanpa tahu tentang peruban di negeri ini. Dan jika hari ini mahasiswa lebih suka dengan kegiatan festival musik dan kompetisi (entertainment) dengan alasan kreatifitas, dibanding memperhatikan dan memperbaiki kondisi masyarakat. Maka mahasiswa semacam ini adalah potret “generasi yang hilang” yaitu generasi yang terlena dan lupa akan tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang pemuda dan mahasiswa.

Peran sosial

Mahasiswa harus menumbuhkan jiwa-jiwa sosial, atau dengan kata lain solidaritas sosial. Solidaritas yang tidak dibatasi oleh sekat-sekat kelompok. Solidaritas sosial yang secara menyeluruh (universal), serta dapat melepaskan keangkuhan dan kesombongan. Mahasiswa tidak bisa melihat penderitaan orang lain, tidak bisa melihat poenderitan rakyat, tidak bisa melihat adanya kaum tertindas dan di biarkan begitu saja. Mahasiswa dengan sifat kasih dan sayangnya turun dan memberikan bantuan baik moril maupun materil bagi siapa saja yang memerlukannya. Betapa peran sosial mahasiswa jauh dari pragmatisme dan rakyat dapat merasakan bahwa mahasiswa adalah bagian yang tak dapat terpisahkan dari rakyat. Walaupun upaya yang sistimatis untuk memisahkan mahasiswa dari rakyat telah gencar dilakukan oleh pihak – pihak yang tidak ingin rakyat cerdas dan sadar akan problematika ummat yang terjadi.

Peran Akademik
Sesibuk apapun mahasiswa yang turun ke rakyat dengan aksi sosialnya, sebanyak apapun agenda aktivitasnya, jangan sampai membuat mahasiswa itu lupa bahwa mahasiswa adalah insan akademik. Mahasiswa dengan segala aktivitasnya harus tetap menjaga kuliahnya. Setiap orang tua pasti ingin anaknya selesai kuliah dan menjadi orang yang berhasil. Maka sebagai seorang anak, berusahalah semaksimal mungkin untuk dapat mewujudkan keinginan itu. Dan  untuk mengukir masa depan yang cerah .

Tugas 7

Gambaran Kehidupan Sosial Masyarakat Indonesia


Indonesia terdiri dari banyak pulau, oleh karena itu, tidak menjadi sebuah pertanyaan apabila rakyat Indonesia ini memiliki begitu banyak jenis masyarakat, baik budaya, kultur, Bahasa, sejarah, dll. Begitu pula dengan gambaran kehidupan msayarakat Indonesia. Masih banyak ketidaksetaraan kehidupan masyarakat di kota dengan di desa. Ini disebabkan oleh karena begitu banyak dan luasnya wilayah kesatuan negara republic Indonesia ini. Dalam konteks kehidupan social masyarakat Indonesia, saya melihat masih terdapat kesenjangan  social yang sangat sangat besar. Hal ini dikarenakan bukan factor pemerintah semata, namun juga pola pikir masyarakat Indonesia ini, khususnya yang tinggal di daerah, hal ini karena prioritas mereka dalam hidup adalah yang penting bisa bertahan hidup. Mereka cenderung belum memikirkan kehidupan masa depan mereka sendiri. Hal ini terbukti dengan tingkat pendidikan masyarakat yang belum maksimal dalam menggunakan kemudahan-kemudahan yang sudah diupayakan oleh pemerintah. Dalam hal ini adalah pendidikan gratis yang sudah menjadi program pemerintah dari beberapa waktu yang lalu, mereka akan lebih memilih supaya anak anak mereka membantu orang tuanya untuk mencari sumber kehidupan dengan cara bercocok tanam. Sehingga secara turun temurun, kehidupan masayarakat di daerah cenderung tertinggal dibanding dengan masyarakat perkotaan. Masyarakat di kota sudah memiliki pola pikir yang lebih modern, sehingga cara merreka menghadapi masa depan sudah lebih baik di banding masyarakat di desa. Hal ini tercermin dari pola pendidikan yang mereka jalankan. Pada masyarakat kota, mereka akan memprioritaskan pendidikan dibanding dengan kebutuhan kebutuhan yang lainnya. Sehingga pola pikir anak anak mereka juga akan cenderung lebih kreatif dan inovarif dibanding masyarakat di daerah. 


Kehidupan social yang ideal bagi masyarakat Indonesia menurut saya,


Bukan rahasia lagi kalau negara kita ini kaya akan potensi, baik potensi sumber daya alam, maupun sumber daya manusianya sendiri. Pemerintah harus benar benar serius dalam memperhatikan isu ini, mengingat pemerintah sendiri lah yang harus memberikan arahan, dan juga aturan supaya potensi potensi yang ada dalam bangsa ini bisa dengan maksimal tercapai. Belakangan ini saya melihat sudah mulai ada perubahan ke arah yang lebih baik, ini tercermin dalam beberapa kebijakan pemerintah pusat maupun daerah yang sangat concer pada keadaan ini. Dengan program pendidikan gratis 9 tahun, paling tidak akan bisa membantu masyarakat di daerah khususnya untuk memberikan kesempatan kepada anak anak mereka untuk mengenyam pendidikan karna sudah sangat terbantu dengan program ini, mengingat tanpa mengeluarkan biaya apapun, anak anak mereka bisa lebih mengenal dunia pendidikan. Sehingga secara otomatis pola pikir mereka juga akan menjadi lebih modern dan inovatif. Meskipun demikian, pemerintah harus lebih maksimal lagi untuk mendorong masyarakat di daerah supaya mereka memahami betapa pentingnya pendidikan untuk kehidupan social masa depan anak anak mereka sendiri. Hal inilah yang harusnya bisa mendorong perubahan social yang masih sangat besar di negara ini supaya menjadi lebih baik, dan kesenjangan kehidupan social itu bisa dengan cepat bisa merata di setiap wilayah negri ini.

Jumat, 20 November 2015

Individu, Keluarga dan Masyarakat

1.         Makna Individu, Keluarga & Masyarakat
a. Makna Individu
Individu merupakan unit terkecil pembentuk masyarakat. Dalam ilmu sosial, individu berarti juga bagian terkecil dari kelompok masyarakat yang tidak dapat dipisah lagi menjadi bagian yang lebih kecil. Sebagai contoh, suatu keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Ayah merupakan individu dalam kelompok sosial tersebut yang sudah tidak dapat dibagi lagi ke dalam satuan lebih kecil.
b. Makna Keluarga
Keluarga dengan berbagai fungsi yang dijalankan adalah sebagai wahana diman seorang individu mengalami proses sosialisasi yang pertama kali, sangat penting artinya dalam mengarahkan terbentuknya individu menjadi seorang yang berpribadi. Sebagai bagian yang tak terpisahkan dengan masyarakat, keluarga mempunyai korelasi fungsional dengan masyarakat tertentu, oleh karena itu dalam proses pengembangan individu menjadiseorang yang berpribadi hendaknya diarahkan sesuai dengan struktur masyarakat yang ada.
Macam – macam Fungsi Keluarga
Beberapa fungsi keluarga diantaranya sebagai berikut :
1.      Fungsi Pengaturan Keturunan
2.      Fungsi Sosialisasi atau Pendidikan
3.      Fungsi Ekonomi atau Unit Produksi
4.      Fungsi Pelindung
5.      Fungsi Penentuan Status
6.      Fungsi Pemeliharaan
7.      Fungsi Afeksi

c. Makna Masyarakat
Masyarakat adalah tempat kita bisa melihat dengan jelas proyeksi individu sebagai bagian keluarga, keluarga sebagai tempat terprosesnya, dan masyarakat adalah tempat kita melihat hasil dari proyeksi tersebut. Individu yang berada dalam masyarakat tertentu berarti ia berada pada suatu konteks budaya tertentu. Karena disini akan terlibat individu sebagai perwujudan dirinya sendiri dan merupakan makhluk sosial sebagai perwujudan anggota kelompok atau anggota masyarakat.
Masyarakat Sederhana
Dalam lingkungan masyarakat sederhana (primitive) pola pembagian kerja cenderung dibedakan menurut jenis kelamin. Pembagian kerja berdasarkan jenis kelamin, nampaknya berpangkal tolak dari latar belakang adanya kelemahan dan kemampuan fisik antara seorang wanita dan pria dalam menghadapi tantangan-tantangan alam yang buas saat itu.


Masyarakat Maju
Masyarakat maju memiliki aneka raam kelompok sosial, atau lebih dikenal dengan sebutan kelompok organisasi kemasyarakatan yang tumbuh dan berkembang berdasarkan kebutuhan serta tujuan tertentu yang akan dicapai.

Hubungan Individu, Keluarga & Masyarakat
Aspek individu, keluarga, masyarakat adalah aspek-aspek sosial yang tidak bisa dipisahkan. Yakni, tidak akan pernah ada keluarga dan masyarakat apabila tidak ada individu. Sementara di pihak lain untuk mengembangkan eksistensinya sebagai manusia, maka individu membutuhkan keluarga dan masyarakat, yaitu media dimana individu dapat mengekspresikan aspek sosialnya serta menumbuh kembangkan perilakunya. Karena tak dapat dipungkiri bahwa perilaku sosial suatu individu tersebut bergantung dari keluarga dan masyarakat disekitarnya. Keluarga sebagai lingkungan pertama seorang individu memiliki peran paling besar dalam pembentukan sikap suatu individu, sedang masyarakat merupakan media sosialisasi seorang individu dalam menyampaikan ekspresinya secara lebih luas. Sehingga dapat menjadi suatu tolak ukur apakah sikapnya benar atau salah dalam suatu masyarakat tersebut.

2.         Masyarakat Industri dan Non Industri
Masyarakat non industri. Secara garis besar, kelompok ini dapat digolongkan menjadi gua golongan yaitu kelompok primer dan kelompok sekunder. Dalam kelompok primer, interaksi antar anggotanya terjadi lebih intensif, lebih erat, lebi akrab. Kelompok ini disebut juga kelompok face to face group.Sifag interaksi bercirak kekeluargaan dan lebih berdasarkan simpati. Pembagian kerja atau pembagian tugas pada kelompok ini dititik berakan pada kesadaran, tanggungjawab para anggotadan berlangsung atas dasar rasa simpati dan secara sukarela. Dalam kelompok sekunder terpaut saling hubungan tidak langsung, formal, juga kurang bersifat kekeluargaan. Oleh krn itu sifat interaksi, pembagian kerja, diatur atas dasar pertimbangan-pertimbagnan rasional obyektif. Para anggota menerima pembagian kerja atas dasar kemampuan / keahlian tertentu, disamping dituntut target dan tujuan tertentu yang telah ditentukan.
Masyarakat Industri, Durkheim mempergunakan variasi pembangian kerja sebagai dasar untuk mengklasifikasikan masyarakat, sesuai dengan taraf perkembangannya. Akan tetapi is lebih cenderung mempergunakan dua taraf klasifikasi, yaitu yang sederhana dan yang kompleks. Masyarakat-masyarakat yang berada di tengah kedua eksterm tadi diabaikannya (Soerjono Soekanto, 1982 : 190).
Jika pembagian kerja bertambah kompleks, suatu tanda bahwa kapasitas masyarakat semakintinggi. Solidaritas didasarkan pada hubungan saling ketergantungan antara kelompok-kelompok masyarakat yang telah men2enal pengkhususan.Otonomi sejenis, juga menjadi ciri daribagian/ kelompok-kelompok masyarakat industri. Otonomi sejenis dapat diartikan dengan kepandaian/keahlian khusus yang dimiliki seseorang secara mandiri, sampai pada batas-batas tertentu.
Contoh-contoh : tukang roti, tukang sepatu,tukang bubut, tukang las, ahli mesin, ahli listrik dan ahli dinamo, mereka dapat bekerja secara mandiri. Dengan timbulnya spesialisasi fungsional, makin berkurang pula ide-ide kolektif untuk diekspresikan dan dikerjakan bersama. Dengan demikian semakin kompleks pembagian kerja, semakin banyak timbul kepribadian individu. Sudah barang tentu masyarakat sebagai keseluruhan memerlukan derajat integrasi yang serasi. Akan tetapi hanya akan sampai pada batas tertentu, sesuai dengan bertambahnya individualisme.

3.         Pengertian Masyarakat Majemuk
Masyarakat majemuk merupakan suatu masyarakat di mana sistem nilai yang dianut oleh berbagai kesatuan sosial yang menjadi bagian-bagiannya adalah sedemikian rupa sehingga para anggota masyarakat kurang memiliki loyalitas terhadap masyarakat sebagai keseluruhan kuranga memiliki homoginitas kebudayaan atau bahkan kurang memiliki dasar-dasar untuk saling memahami satu sama lain.
Dengan kata lain, suatu masyarakat adalah bersifat majemuk sejauh masyarakat tersebut secara struktural memiliki subsub kebudayaan yang bersifat diverse.
Menurut Clifford Geertz (Dalam Nasikun, 36 ; 1984), masyarakat majemuk adalah masyarakat yang terbagi ke dalam sub-sub sistem yang kurang lebih sistem sendiri, di mana masing-masing sub sistem tersebut terikat ke dalam oleh ikatan-ikan yang bersifat primordial.
Dengan cara yang lebih singkat, Pierre L. van den Berghe (Dalam Nasikun, 36 ; 1984) menyebutkan beberapa karakteristik berikut sebagai sifat-sifat dasar dari suatu masyarakat majemuk, yakni:
1.      Terjadinya segmentasi ke dalam bentuk kelompok-kelompok yang seringkali memiliki subkebudayaan yang berbeda satu sama lain
2.      Memiliki struktur sosial yang terbagi-bagi ke dalam lembaga-lembaga yang bersifat non-komplementer
3.      Kurang mengembangkan konsensus di antara para anggotanya terhadap nilai-nilai yang bersifat dasar
4.      Secara relatif sering kali mengalami konflik-konflik di antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lain
5.      Secara relatif integrasi sosial tumbuh di atas paksaan (coercion) dan saling ketergantungan di dalam bidang ekonomi
6.      Adanya dominasi politik oleh suatu kelompok atas kelompok-kelompok yang lain.



4.         Penyebab Masyarakat Desa Melakukan Urbanisasi
Masyarakat adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Jika dikelompokkan berdasarkan tempat tinggalnya masyarakat dapat dibagi menjadi 2 yaitu masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan.

·         Masyarakat kota adalah sekumpulan orang yang hidup dan bersosialisasi di daerah yang mungkin bisa dikatakan lebih maju dan lebih modern dan mudah untuk mendapatkan suatu hal yang dicita-citakan. Karena masyarakat kota memiliki tingkat kegengsian yang sangat tinggi sehingga sulit untuk menemukan rasa solidaritas yang tinggi maka dari itu masyarakat kota lebih cenderung individualis, serta tingkat pemikiran, pergaulan dan pekerjaan yang hampir dapat dipastikan berbeda dengan masyarakat di desa.

·         Masyarakat desa adalah sekumpulan orang yang hidup dan bersosialisasi di daerah yang memiliki keadaan yang sangat berbeda dengan masyarakat kota. Karena  desa adalah kebalikan dari kota, tingkat solidaritas yang masih sangat tinggi, serta tingkat kegengsian yang sedikit, serta tingkat kekeluargaan yang masih ada, pergaulan, pemikiran, serta pekerjaan yang berbeda dengan kota.  

Jika dibandingkan antara perkotaan dan pedesaan di tinjau dari segi pembangunan serta fasilitas-fasilitas umum jelas sekali terdapat perbedaan. Diperkotaan fasilitas seperti sekolah, rumah sakit, lokasi hiburan sangat banyak dan mudah di temui, sedangakan di pedesaan fasilitas-fasilitas tersebut sangat terbatas.

Ketimpangan inilah yang menjadi penyebab tingginya tingkat perpindahan penduduk dari desa ke kota alias urbanisasi menunjukan adanya ketimpangan pembangunan yang telah terjadi di Indonesia. Hampir setiap tahunnya Indonesia selalu dihadapkan dengan permasalahan kebiasaan mudik. Hal ini menunjukan banyak masyarakat dari desa yang meninggalkan tempat asalnya menuju kota-besar. Bahkan, menurut catatan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans), ada sekitar satu juta orang. Fenomena ini dinamakan sebagai dampak perkembangan megacities.

   Ada beberapa cara yang seharusnya di terapkan pemerintah dalam mengatasi laju urbanisasi, diantaranya :

·         Pertama, upaya peningkatan aspek pendidikan di desa. Hal ini dapat dilakukan dengan menggalakkan pendidikan menengah yang bersifat kejuruan. Pendidikan menengah yang bersifat kejuruan tentunya akan sangat membantu mengembangkan bakat peserta didik yang sifatnya praktis sesuai dengan peminatan yang diinginkan. Selain itu, peningkatan aspek ini dapat juga digunakan untuk mendorong munculnya jiwa kewirausahaan sehingga bisa menyediakan lapangan pekerjaan di desanya. Tentunya dengan adanya lapangan pekerjaan di desa akan mengurangi laju urbanisasi yang terjadi.

·         Kedua, aspek aksesibilitas (dalam hal transportasi) di desa merupakan faktor penting untuk menunjang aktivitas ekonomi, walau pada faktanya masih banyak desa di negara kita yang masih memiliki aksesibilitas yang buruk. Padahal aksesibilitas tersebut berfungsi sebagai jalur penghubung terjadinya aliran barang dan jasa (aktivitas ekonomi). Melalui peningkatan aksesibilitas di desa seperti pembangunan jalan dan jembatan serta sarana telekomunikasi, pemberdayaan potensi sumber daya yang terdapat di desa dapat dikembangkan secara optimal. Adanya kemudahan akses tersebut juga bisa menjadi faktor penarik bagi pihak pemerintah dan swasta untuk bermitra dan mengembangkan aspek unggulan desa yang bersangkutan.


·         Ketiga, pemberdayaan potensi utama desa dapat dilakukan untuk menekan urbanisasi. Salah satu cara untuk mengembangkan potensi desa dapat dilakukan sesuai dengan sumber daya yang ada seperti potensi agrobisnis maupun aspek pariwisatanya. Potensi agrobisnis di desa dapat dilakukan dengan pengembangan dan pemasaran yang lebih ”menjual” sehingga potensi tersebut dapat terberdayakan. Dengan sendirinya lapangan pekerjaan akan tersedia sehingga dapat mengurangi laju urbanisasi yang terjadi. Demikian pula dengan aspek pariwisata yang mampu menambah lapangan pekerjaan di desa.

Jumat, 30 Oktober 2015

Unsur-Unsur Kebudayaan Menurut Para Ahli

Unsur-unsur Kebudayaan Menurut Para Ahli

            Manusia pada hakikatnya selain sebagai makhluk individu juga merupakan makhluk sosial. Manusia tidak dilahirkan dalam keadaan yang sama, baik dari segi fisik, psikologis, hingga lingkungan geografis, sosiologis dan ekonomis. Dari perbedaan itulah muncul interdependensi yang mendorong manusia untuk berhubungan dengan sesamanya sehingga membuat manusia itu ingin selalu hidup berdampingan dengan orang lain. Hal inilah yang menimbulkan tata cara, perilaku dan pola hidup yang dalam waktu lama akan menjadi kebiasaan bersama (common habbit). Kemudian dari kebiasaan tersebut terciptalah suatu kebudayaan. Bab ini akan membahas mengenai pengertian kebudayaan dan tujuh unsur kebudayaan secara umum.

            Kebudayaan umat manusia mempunyai unsur unsur yang bersifat universal. Unsur unsur kebudayaan tersebut dianggap universal karena dapat ditemukan pada semua kebudayaan bangsa bangsa di dunia. Menurut Koentjaraningrat ada tujuh unsur kebudayaan universal yaitu:
1.      Bahasa
2.      Sistem Pengetahuan
3.      Sistem Kemasyarakatan atau Organisasi Sosial
4.      Sistem Peralatan Hidup dan Teknologi
5.      Sistem Mata Pencaharian Hidup
6.      Sistem Religi
7.      Kesenian

1.      Unsur Bahasa
            Sistem pengetahuan itu berkisar pada pegetahuan tentang kondisi alam sekelilingnya dan sifat sifat peralatan yang dipakainya. Sistem pengetahuan meliputi ruang pengatahuan tentang alam sekitar, flora dan fauna, waktu, ruang dan bilangan, sifat sifat dan tingakh laku sesama manusia, tubuh manusia.

2.      Unsur Sistem Pengetahuan
            Sistem pengetahuan itu berkisar pada pegetahuan tentang kondisi alam sekelilingnya dan sifat sifat peralatan yang dipakainya. Sistem pengetahuan meliputi ruang pengatahuan tentang alam sekitar, flora dan fauna, waktu, ruang dan bilangan, sifat sifat dan tingakh laku sesama manusia, tubuh manusia.

3.      Sistem Kemasyarakatan atau Organisasi Sosial
            Organisasi Sosial adalah sekelompok masyarakat yang anggotanya merasa satu dengan sesamanya. Sistem kemasyarakatan atau organisasi sosial yang meliputi: kekerabatan, asosiasi dan perkumpulan, sistem kenegaraan, sistem kesatuan hidup, perkumpulan.


4.      Unsur Sistem Peralatan Hidup dan Teknologi
            Yang dimaksud dengan teknologi adalah jumlah keseluruhan teknik yang dimiliki oleh para nggota suatu masyarakat, meliputi keseluruhan cara bertindak dan berbuat dalam hubungannya degnan pengumpulan bahan bahan menta, pemrosesan bahan bahan itu untuk dibuat menjadi alat kerja, penyimpanan, pakaian, perumahan, alat trasportasi dan kebutuhan lain yang berupa benda meterial.
            Unsur teknologi yang paling menonjol adalah kebudayaan fisik yang meliputi, alat alat produksi, senjata, wadah, makanan dan minuman, pakaian dan perhiasan, tempat berlindung dan perumahan serta alat alat transportasi.

5.      Sistem mata pencaharian hidup
            Sistem mata pencaharian hidup merupakan segala usaha manusia untuk mendapatkan barang dan jasa yang dibutuhkan. Sistem mata pencaharian hidup atau sistem ekonomi yang meliputi, berburu dan mengumpulkan makanan, bercocok tanam, peternakan, perikanan, perdagangan.

6.      Sistem Religi
            Sistem religi dapat diartikan sebagai sebuah sistem yang terpadu antara keyakinan dan praktek keagamaan yang berhubungan dengan hal hal suci dan tidak terjangkau oleh akal. Sistem religi yang meliputi, sistem kepercayaan, sistem nilai dan pandangan hidup, komunikasi keagamaan, upacara keagamaan.

7.      Kesenian
            Secara sederhana eksenian dapat diartikan sebagai segala hasrat manusia terhadap keindaha. bentuk kendahan yang beraneka tagam itu timul dari permainan imajinasi kreatif yang dapat memberikan kepuasan batin bagi amnusia. Secara garis besar, kita dapat memetakan bentuk kesenian dalam tiga garis besar, yaitu seni rupa, seni suara dan seni tari.

 Unsur Kebudayaan Menurut Ralph Clinton
                Berdasarkan pendapat Ralph Linton, unsur unsur kebudayaan didalam kehidupan masyarakat dapat dikelompokkan menjadi 5, yaitu
1.       Cultural Universal, adalah unsur unsur kebudayaan tersebar dalam suatu kerangka kebudayaan yang dapat dijumpai dimanapun di muka bumi
2.       Cultural Activity, adalah kegiatan kebudayaan setempat
3.       Traits Complexes, adalah suatu unsur kebudayaan yang lebih kecil atau unik daripada kebudayaan setempat
4.       Traits, adalah unsur unsur pelengkap yang lebih kecil daripada trait complexes
5.       Items, adalah unsur unsur terkcil yang tidak dapat diuraikan dan dijelaskan
                Unsur unsur kebudayaan yang telah dikemukakan oleh beberapa ahli di atas tidak dapat berdiri sendiri tapi saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya. Kecenderungan semua unsur kebudayaan untuk saling berhubugan disebut integrasi. 

Senin, 12 Oktober 2015

Ilmu Sosial Dasar, Tugas ke 3

PILIHLAH SALAH SATU JAWABAN YANG BENAR DARI
SOAL BERIKUT INI


1.  Mata kuliah pengantar ilmu sosial bersifat :
     a. memberi arahan penekanan materi seluruh ilmu-ilmu sosial
     b. memberi arahan penekanan secara global dan tidak mendalam
     c. memberi arahan penekanan pada subyek oriented menuju specialisasi
     d. memberi penekanan mataeri ilmu sosial secara terperinci

Jawaban: A

2.  Ilmu sosial dasar adalah :
     a. ilmu yang membahan mengenai masalaha sosial dalam kehidupan masyarakat
     b. ilmu yang memiliki wawasan komprehensif dan pendekatan integral
     c. tujuan pendidikan dan pengajaran di perguruan tinggi
     d. pengetahuan yang menelaah masalah-masalah sosial yang menggunakan pengertian-pengertian ( fakta, teori, konsep) berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahian

Jawaban: D

3. Latar belakang diberikannya ISD pada prinsipnya adalah menghindari :
     a. anggapan bahwa sistem pendidikan kita hanya mementingkan sosial science
     b. kritik terhadap sistem pendidikan kita oleh sejumlah cendikiawan
     c. anggapan bahwa sistem pendidikan kita tidak berbau kolonial
     d. a, b dan c benar

Jawaban: C

4.  Tenaga ahli yang dihasilkan oleh perguruan tinggi diharapkan memiliki tiga ketrampilan yang tidak termasuk kedalam kemampuan ini adalah ;
     a. personal                                       c. likwidasi
     b. akademis                                     d. profesional

Jawaban: C

5.Profesional adalah kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli yang bersangkutan,   maksudnya adalah :
     a. para tenaga ahli diharapkan mempunyai pandangan yang luas
     b. peka terhadap masalah yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia
     c. para tenaga ahli diharapkan memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang tinggi dalam  
        bidang profesi
     d. a, b dan c benar

Jawaban: C

6. ISD termasuk program pendidikan umu ( MKDU ) , tujuan dari MKDU adalah untuk
     a. memperluas cakrawala perhatian dan pengetahuan para mahasiswa sehingga  tidak
        terbatas pada bidang pengetahuan keahlian golongan asal masing-masing
     b. memberi pemahaman kepada mahasiswa sebagai layaknya mata kuliah lain yang
        diberikan
     c. mengantarkan mahasiswa agar menjauhi masalah-masalah sosial
     d. a, b dan c benar

Jawaban: A

7   Salah satu definisi ISD adalah ilmu-ilmu sosial yang dipergunakan dalam pendekatan, sekaligus sebagai sarana jalan keluar untuk mencari pemecahan masalah-masalah sosial yang berkembang dalam kehidupan masyarakat. Dari pernyataan itu maka ISD itu bersifat :
     a. subject-oriented                                                  c. problem-oriented
     b. object-oriented                                                   d. humanties

Jawaban: C

8. Ilmu pengetahuan sosial ( IPS ) merupakan :
     a. ilmu yang mempelajari manusia dan interaksinya
     b. bidang studi yagn merupakan paduan dari sejumlah mata pelajaran sosial
     c. suatu program pelajaran baru yang dikembangkan di perguruan tinggi
     d. a, b dan c benar

Jawaban: B

9.      Filsafat merupakan sumber ilmu pengeatahuan alam maupun sosial. Hakekat dari ilmu filsafat adalah mempersoalkan
a. asal-usul ilmu pengetahuan
b. hadup dan kehidupan manusia didunia
c. rasa ingin tahu manusia mengenai dunia
d. pencabangan ilmu pengetahuan
e.penelaahan alam sekitar dan perkembangannya

Jawaban: B

10.  Menghadapi era globalisasi, lulusan perguruan tinggi dituntut kualitasnya secara memadai. Kualitas tersebut harus terlihat dengan diperolehnya pengetahuan, sikap, tingkah laku dan tindakan sebagai cerminan kepribadian Indoensia. Perolehan-perolehan ini adalah merupakan sebgaian dari kemampuan
A personal
B  profesonal
C  akademik
D  manajerial
E. vokasional

Jawaban: A


11.  Lulusan perguruan tinggi perlu memiliki wawasan yang tidak terbatas pada bidang keahliannya. ISD adalah bagian dari program mata kuliah dasar umum untuk membawa mahasiswa agar
A memiliki keahlian beragam menghadapi persaingan dunia kerja
B menyadari posisinya sebagai calon pemimpin masa depan
C peka,terbuka, dan ada rasa tanggungjawab terhadap masalah sekitar
D selalu mengikuti perkembangan masalah – masalah masyarakat
E memiliki kemampuan tinggi dalam profesinya

Jawaban: C

12.  ISD dan pengetahuan sosial dibedakan keduanya dalam hal orientasi atas pendekatan yang dilakukan. Beda keduanya adalah :
A isd berorientasi materi, pengetahuna sosial berorientasi multidisiplin
B isd berorientasi materi, pengetahuan sosial berorientasi inter disiplin
C isd berorientasi inter disiplin, pengetahuan sosial berorientasi praktis
D isd berorientasi inter disiplim, pengetahuan sosial  berorientasi materi
E isd berorientasi praktis, pengetahuan sosial berorientasi materi

Jawaban: D

13. Dalam gerak penduduk, maka yang termasuk dalam gerak penduduk harian adalah :
     a. transmigrasi                                             c. emigrasi
     b. sirkulasi                                                   d. urbanisasi

Jawaban: D

14. Penduduk didefinisikan sebagai
     a. sejumlah manusia yang mendiami suatu tempat tertentu dalam jangka waktu tertentu
     b. sejumlah mahluk hidup yang hidup benrsama dalam suatu tempat tinggal dan
        mempunyai ciri khusus
     c. sekelompok mahluk hidup yang terdiri atas sejumlah kelompok yang berbeda
     d. a, b dan c benar

Jawaban: A

15. Kebijaksanaan kependudukan yang sering ditempuh oleh negara-negara yang sedang
      berkembang pada umumnya adalah :
     a. menghambat kecepatan pertumbuhan penduduk
     b. melaksanakan urbanisasi
     c. menghapus kemelaratan
     d. pembangunan di segala bidang

Jawaban: A

16. Ciri utama mahluk sebagai insan sosial yang berkelompok adalah :
     a. pola hidup kita sepenuhnya ditentukan oleh kelompok
     b. mampu menentukan corak warna kelompok, dimana kita hidup
     c. menentukan kepentingan kelompok atas segala-galanya
     d. adanya ketergantungan antara yang satu dengan yang lain

Jawaban: D

17. Kelahiran dan kematian merupakan contoh dari unsur kependudukan. Faktor dasar kependudukan ini mempunyai arti
A perubahan penduduk karena kelahiran dan kematian
B unsur-unsur yang mengakibatkan cepatnya laju pertumbuhan
C faktor-faktor yang mempengaruhi peruhan penduduk
D bagian-bagian yang terkait erat dengan penduduk dan perkembangannya
E pengklasifikasiannya penduduk menurut umur

Jawaban: B

18.  Tinggi rendahnya tingkat kelahiran dihitung dari jumlah kelahiran per 1000 orang penduduk, misalnya 50 orang tiap 1000 per tahun. Tingkat kelahiran termasuk katagori sedang bila jumlah kelahiran
A kurang dari 20
B 20 - 30
C 31 – 40
D 41 - 50
E lebih dari 50

Jawaban: B

19.  Tinggi rendahnya kematian dihitung dari jumlah kematian per 1000 penduduk tiap tahun, misalnya 10 orang pertahun. Tingkat kematian penduduk suatu negara termasuk kategori tinggi bila
A lebih dari 9
B lebih dari 14
C lebih dari 19
D lebih dari 24
E lebih dari 29
    
       Jawaban: C



20.  Pertambahan penduduk alami adalah pertambahan penduduk
A yang tearjadi karena kelahiran
B dengan menghitung jumlah bayi lahir hidup
C yang ditentukan oleh kondisi alam tempat bermukim
D yang memperhitungkan perpindahan penduduk antar negara
E yang terjadi dari selisih jumlah kelahiran dan kematian

   Jawaban: D

21.  Kadang-kadang terjadi perpindahan penduduk dari satu wilayah ke wilayah lain. Salah satu perpindahan itu disebut migrasi. Perpindahan penduduk disebut migrasi apabila
A di tempat baru ia menetap relatif cukup lama
B perpindahan itu dimaksud untuk mencari mata pencaharian
C ditempat baru ia memiliki tempat tinggal
D perpindahan itu terjadi antar wilayah negara
E perpindahan itu disertai anggota keluarga

Jawaban: A

22.  Masalah kependudukan adalah masalah yang bersegi banyak. Sumber masalah penduduk adalah akibat dari :
A perbedaan kebutuhan dan kepentingan masing-masing wilayah
B adanya pertumbuhan penduduk
C adanya perbedaan kondisi antar wilayah
D penyebaran penduduk yang tidak merata
E kondisi struktur penduduk yang kurang menguntungkan

     Jawaban: A

23.           Pendapat Leslie yang disitat oleh Parsudi tentang pengertian masalah sosial adalah

a.       suatu  kondisi yang mempengaruhi kehidupan sebagian esar masyarakat sebagai sesuatu yang tidak diinginkan / tidak disukai sehingga dirasa perlu untuk diatasi
b.      suatu keadaan yang tidak mempunyai pengaruh terhadap kehidupan warga masayrakat sehingga tidak perlu diatasi
c.       suatu kondisi dimana pengaruh kehidupan sebagian besar masyarakat sebagai sesuatu yang tidak disukai
d.      a, b dan c benar

Jawaban: A


24.     Kebudayaan penting peranannya dan dapat dilihat  sebagai mekanisme kontrol  bagi tindakan-tindakan sosial manusia.Tapi bukan berarti bahwa setiap pengembangan kebudayaan dalam masyarakat harus semuanya diterima. Hal ini dikarenakan :

a.       Berkenaan dengan istem penggolongan

b.      Berkenaan dengan nilai-nilai moral
c.       Berkenaan dengan berbagai hal lain yang diperlukan hidupnya
d.      A, b dan c salah

Jawaban: D





Minggu, 27 September 2015

Perbedaan Ilmu Sosial Dasar



1.       Perbedaan Ilmu Sosial Dasar dengan Ilmu Pengetahuan Sosial
a.     Perbedaan:
No
Sudut Pandang
Ilmu Dasar Sosial
Ilmu Pengetahuan Sosial
1
Pengertian
Ilmu social dasar merupakan hasil pengembangan yang dikemabangkan dari ilmu pengetehuan social, hal ini bertujuan untuk dipergunakan dalam pendekatan sekaligus sebagai sarana jalan keluar untuk mencari pemecahan masalah sosial yang berkembang dalam kehidupan masyarakat.
sekelompok disiplin akademis yang mempelajari aspek-aspek yang berhubungan dengan manusia dan lingkungan sosialnya. Ilmu ini berbeda dengan seni dan humaniora karena menekankan penggunaan metode ilmiah dalam mempelajari manusia, termasuk metoda kuantitatif, dan kualitatif. Istilah ini juga termasuk menggambarkan penelitian dengan cakupan yang luas dalam berbagai lapangan meliputi perilaku, dan interaksi manusia pada masa kini, dan masa lalu. Berbeda dengan ilmu sosial secara umum, IPS tidak memusatkan diri pada satu topik secara mendalam melainkan memberikan tinjauan yang luas terhadap masyarakat. (Sumber Wikipedia)
2
Ruang Lingkup
1. Aspek pada kenyataan yang merupakan suatu masalah sosial
2. Golongan dan kesatuan sosial dalam masyarakat yang masing-masing mempunyai kepentingan kebutuhan serta pola-pola pemikiran dan pola-pola tingkah laku sendiri.
1. Substansi materi ilmu-ilmu sosial yang bersentuhan dengan masyarakat
2. Gejala, masalah, dan peristiwa sosial tentang kehidupan masyarakat
3
Tujuan
1.       Memahami kependudukan dalam hubungannya dengan perkembangan masyarakat dan kebudayaan
2.       Memahami masalah individu, keluarga dan masyarakat
3.       Masalah pemuda dan sosialisasi
4.       Masalah hubungan antara warga negara dan negara
5.       Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat
a.       Membekali dengan pengetahuan sosial yang berguna dalam kehidupan masyarakat.
b.      Memberikan kemampuan mengidentifikasi, menganalisis, dan menyusun alternatif pemecahan masalah sosial yang terjadi dalam kehidupan di masyarakat
c.       Memberikan kemampuan berkomunikasi dengan sesama warga masyarakat dan dengan berbagai bidang keilmuan serta berbagai keahlian
d.      Memberikan kesadaran, sikap mental yang positif, dan hidup yang menjadi bagian kehidupannya yang tidak terpisahkan.

b.     Persamaan:

1.       Kedua-duanya merupakan bahan studi untuk kepentingan program pendidikan.
2.       Keduanya bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri.
3.       Keduanya mempunyai materi yang terdiri dari kenyataan sosial dan masalah sosial.

2.     Perbedaan antara Ilmu Alamiah, Ilmu Sosial, dan Ilmu Budaya:

a.       Ilmu Alamiah ( Natural Science) merupakan, Ilmu yang bertujuan untuk  mengetahui aturan yang terdapat di alam semesta yang meliputi, Fisika, Kimia, Astronomi, Biologi dan lain lain. Dalam pengkajiannya digunakan metode alamiah, dengan cara menentukan hukum yang berlaku mengenai aturan aturan tersebut. Kemudian dilakukan analisis untuk memperoleh hasil dari aturan itu. Dengan ditemukannya hasil analisis atas aturan yang ada, maka dibuatlah prediksi ataupun penilaian mengenai aturan aturan yang ada, prediksi ini dipergunakan untuk tingkat kebenaran dan kesalahan dari penelitian atas aturan yang ada di alam semesta.
b.      Ilmu Sosial (Social Science) merupakan, Ilmu yang bertujuan untuk mengkaji aturan yang terdapat dalam hubungan manusia. Meliputi, Sosiologi, Ekonomi, Politik, Politik Antropolgi, sejarah, Psikologi, Geografi dan lain-lain. Dalam pengkajiannya, digunakan metode ilmiah yang digunakan dalam ilmu alamiah, tapi hasilnya tidak mutlak 100 persen benar, sehingga hasil penelitian dapat berubah setiap waktu.
c.       Ilmu Budaya (The Humanities) merupakan, Ilmu ini bertujuan untuk mencari kebenaran ataupun kenyataan yang bersifat manusiawi. Meliputi, Bahasa, Agama, Kesusastraan, Kesenian, dan lain lain. Untuk memahaminya, digunakan metode pengungkapan peristiwa dan kenyataan yang sifatnya unik, kemudian diartikan yang sesuai dengan pemahaman masyarakat.
                ( Sumber: http://www.academia.edu/4898905/Materi_I-ILMU_ALAMIAH_DASAR)